Perkara

Tim Sulangking Gempur Narkoba : 11 LP, 12 Tersangka, 118 Gram Sabu Dalam Satu Bulan

Hulu Sungai Tengah – Kapolres Hulu Sungai Tengah merilis capaian dahsyat pengungkapan narkoba pasca-pembentukan Tim Sulangking, satu bulan operasi langsung membuahkan hasil yang setara hampir separuh capaian tujuh bulan sebelumnya.

Konferensi pers digelar Selasa (1/9/2026) di Aula Bhayangkara Polres HST, sebagai wujud transparansi sekaligus peringatan keras bagi pengedar HST bukan lagi lahan subur peredaran narkotika.

Kapolres membentuk Tim Sulangking yang menggabungkan fungsi Narkoba, Reskrim, Intel, dan Propam satu kesatuan kekuatan yang bekerja fokus dan tanpa celah.

Kalimantan Selatan dinyatakan zona merah narkoba, sehingga sejak 1 Agustus 2026 surat perintah operasi langsung ditegakkan, tiada hari tanpa penindakan.

Perbandingan bicara sendiri: Januari–Juli 2026 hanya 28 Laporan Polisi. Sementara Agustus saja dalam satu bulan langsung terungkap 11 Laporan Polisi.

Polres HST dan PDAM Turun Tangan Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Diamankan 12 tersangka, ditambah 19 orang yang tes urin positif namun tanpa barang bukti, langsung direhabilitasi bekerja sama dengan BNN.

Total barang bukti sabu 118,31 gram. Dua kasus besar mendominasi: 99,02 gram di Jalan A. Yani, Desa Durian Gantang pada 14 Agustus, dan 17,24 gram di Jalan Brigjen H. Hasan Baseri pada 29 Agustus.

“Semua tersangka selain pemakai, mereka juga menjual dalam paket kecil. 12 orang ini murni warga HST berdasarkan KTP,” tegas Kapolres.

Pengungkapan menyasar tujuh kecamatan sekaligus: Pandawan, Batang Alai Utara, Hantakan, Labuan Amas Selatan, Labuan Amas Utara, Haruyan, dan Barabai. Satu tersangka bahkan residivis sudah tiga kali tertangkap.

Jejak barang bukti mengarah ke Banjarmasin. Pengembangan terus digali, karena bandar besar diduga berada di luar daerah maupun luar negeri.

Sejumlah Kursi Strategis Polres HST Bergeser, Kinerja Kamtibmas Jadi Taruhan

“Bandar besar yang kami cari belum terjangkau, karena berada di luar wilayah hukum kami. Itulah tantangan terberat yang sedang kami kejar,” ungkap Kapolres.

Satu bulan operasi membuktikan: strategi gabungan fungsi berjalan efektif. Tim Sulangking akan dievaluasi dan disempurnakan, bukan dibubarkan.

Peringatan untuk pengedar: HST tidak akan dijadikan jalur atau pasar narkoba. Setiap yang berani akan disambar tanpa pandang bulu.

Masyarakat diajak bersinergi laporkan setiap kecurigaan. Karena wilayah yang bersih dari narkoba adalah tanggung jawab kita semua. (MDR)

Polres HST Siagakan Personel Antisipasi Ancaman Karhutla di Hulu Sungai Tengah