Hulu Sungai Tengah – Sejumlah kursi strategis di Polres Hulu Sungai Tengah (HST) bergeser, membawa wajah baru dalam struktur pimpinan dan fungsi operasional kepolisian di daerah tersebut.
Pergantian itu resmi berlangsung melalui upacara serah terima jabatan, sumpah atau janji jabatan, serta penandatanganan pakta integritas di halaman Mapolres HST, Rabu (2/9/2026), berdasarkan Keputusan Kapolda Kalimantan Selatan Nomor KEP/18/VIII/2026 yang ditetapkan pada 29 Agustus 2026.
Rotasi mencakup Wakapolres, Kabag Ops, Kasatresnarkoba, Kasatbinmas, Kasikum, Kapolsek Pandawan, dan Kapolsek Labuan Amas Utara. Pergeseran ini sekaligus mengubah komposisi sejumlah lini yang bersentuhan langsung dengan operasional kepolisian.
Kompol Maturidi, meninggalkan jabatan Wakapolres HST untuk menduduki posisi Wakapolres Banjarbaru. Tongkat komando Wakapolres HST kemudian beralih kepada Kompol Antoni Silalahi, yang sebelumnya menjabat Kabag Ops.
Perubahan berlanjut pada lini operasional. AKP Rojikin yang sebelumnya menjabat Kasatbinmas kini dipercaya sebagai Kabag Ops, sedangkan posisi Kasatbinmas ditempati Iptu Mulyanto, yang sebelumnya merupakan PS Kapolsek Pandawan.
Posisi Kapolsek Pandawan selanjutnya dipercayakan kepada Iptu Suradi, Ia sebelumnya bertugas sebagai PS Kasikum Polres HST. Sementara jabatan Kasikum diisi AKP Achmad Priadi, yang sebelumnya memimpin Polsek Labuan Amas Utara.
Di Polsek Labuan Amas Utara, jabatan pimpinan dipercayakan kepada Ipda Soleas, yang sebelumnya bertugas sebagai Kaurbinops Satreskrim Polres HST. Pergeseran ini membuat sejumlah fungsi penting di tingkat polsek maupun satuan kerja mengalami penyegaran.
Pada sektor pemberantasan narkotika, AKP Sutargo, ditarik dari Polres Hulu Sungai Utara untuk mengisi jabatan Kasatresnarkoba Polres HST. Ia menggantikan AKP Siswadi, yang kini mendapat penugasan sebagai PS Kabagren.
Jabatan Kabagren tersebut sebelumnya ditempati Kompol Yudi Agus Komarudin. Dalam keputusan yang sama, Yudi ditempatkan sebagai Pamen Polres HST dalam rangka pensiun, menandai berakhirnya masa tugas aktifnya.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menyebut rotasi jabatan sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus kebutuhan organisasi untuk menghadapi tantangan tugas kepolisian yang terus berkembang.
“Pertukaran pejabat ini merupakan bagian dari pembinaan karier bagi personel Polri, dengan harapan tugas kita ke depan yang semakin berat bisa terlaksana lebih baik lagi,” ujar Jupri seusai upacara.
Bagi Polres HST, perubahan tersebut bukan hanya soal pergantian nama pada struktur organisasi. Pejabat baru dituntut cepat beradaptasi, memahami karakter wilayah, serta menerjemahkan kebijakan pimpinan ke dalam langkah konkret di lapangan.
Tantangan kamtibmas yang dinamis membuat posisi strategis seperti Kabag Ops, Kasatresnarkoba, Kasatbinmas hingga para kapolsek memiliki peran penting dalam menjaga respons kepolisian tetap cepat dan terukur.
Jupri berharap susunan baru tersebut mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah hukum Polres HST.
“Harapannya ke depan kegiatan kepolisian dalam menangani situasi kamtibmas di wilayah hukum Hulu Sungai Tengah bisa lebih baik lagi,” tegasnya.
Kini, setelah seremoni pergantian selesai, tantangan sebenarnya berada di lapangan. Para pejabat baru harus membuktikan bahwa rotasi tersebut tidak berhenti sebagai penyegaran organisasi, tetapi menghasilkan pelayanan yang lebih responsif, penegakan hukum yang profesional, dan situasi kamtibmas yang semakin kondusif. (MDR)




