Hulu Sungai Tengah

Polres HST dan PDAM Turun Tangan Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Hulu Sungai Tengah – Kekeringan akibat musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Hulu Sungai Tengah mendorong Polres HST bersama PDAM setempat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan dilakukan di Desa Binjai Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Sabtu (5/9/2026).

Musim kemarau yang belum berakhir membuat sumber air warga menyusut drastis, sehingga kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga menjadi sangat sulit dipenuhi secara mandiri.

Kondisi darurat air bersih ini dirasakan langsung oleh sejumlah warga di Desa Binjai Pemangkih yang terpaksa menempuh jarak jauh demi mendapatkan air layak pakai.

Mengetahui kondisi tersebut, Polres HST melalui jajaran Polsek Labuan Amas Utara segera bergerak berkoordinasi dengan PDAM Kabupaten HST guna mengirimkan pasokan air bersih.

Bupati Samsul Rizal Pacu Pengakuan Masyarakat Hukum Adat di HST

Sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan langsung ke lokasi guna memenuhi kebutuhan dasar warga yang mulai kesulitan mendapatkan akses air bersih yang memadai.

Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Labuan Amas Utara IPDA Soleyas, jajaran personel, Pembakal Desa Binjai Pemangkih, perwakilan PDAM Kabupaten HST serta warga setempat.

Selain pasokan air bersih, bantuan juga berupa penyerahan tandon air agar warga memiliki wadah penyimpanan yang cukup untuk menampung persediaan air guna kebutuhan sehari-hari.

Pemberian tandon air ini disiapkan agar warga dapat menyimpan air bersih dengan lebih baik dan menjaga kebersihan air yang tersimpan selama masa kekeringan masih berlangsung.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian sekaligus respons cepat kami terhadap kesulitan air bersih yang dialami masyarakat akibat kemarau yang berkepanjangan,” ujar Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon.

Bupati HST Tekankan Pendidikan Jadi Kunci Cetak Generasi Unggul

“Kami mengajak masyarakat ikut menghemat air dan menjaga sumber air yang masih ada, serta kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait selama kemarau masih berlangsung,” tambahnya.

Musim kemarau yang melanda wilayah Hulu Sungai Tengah saat ini memang berimbas langsung pada penurunan debit air di sumur dan sumber air warga secara umum.

Oleh karena itu, kolaborasi antarinstansi dinilai sangat diperlukan agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara terpadu dan tepat sasaran.

Polres HST menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana kekeringan hingga kondisi kembali normal.

DLH HST Kerahkan Puluhan Petugas Bersihkan Sampah di Sungai Barabai