Menu

Mode Gelap

Perkara · 8 Jul 2026 15:30 WITA ·

Tenggelam di Sungai Barabai, Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia


 Tenggelam di Sungai Barabai, Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

Hulu Sungai Tengah – Seorang anak bernama Muhammad Uwais (7) ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus dan tenggelam saat bermain di kawasan Jembatan Siring Juwita, Kelurahan Barabai Selatan.

Tragedi tersebut terjadi pada Rabu (8/7/2026), di mana korban diketahui sedang bermain bersama dua temannya di pinggir jembatan sebelum akhirnya terpeleset masuk ke dalam air.

Berdasarkan data tim penanggulangan bencana, jenazah korban berhasil ditemukan pada pukul 14.25 Wita, sekitar dua jam setelah proses pencarian dimulai.

Lokasi penemuan korban berada sekitar 800 meter dari titik awal kejadian, setelah tim gabungan melakukan penyisiran menyusuri aliran sungai.

Plt Kepala BPBD dan Damkar Kabupaten Hulu Sungai Tengah melalui Kasi Kedaruratan, Fitriadinoor, menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika korban dan rekannya terpeleset hingga jatuh ke sungai.

“Korban bermain bersama dua temannya. Saat itu korban dan seorang temannya terpeleset lalu tercebur ke sungai,” ujarnya.

Salah satu teman korban yang bernama Muhammad Syafik berhasil diselamatkan oleh warga yang berada di lokasi, namun nasib nahas menimpa Uwais.

Saat berusaha ditolong, korban sempat mencengkeram kaki temannya, namun karena arus cukup kuat, pegangannya terlepas dan korban langsung tenggelam ke dasar sungai.

Mendapat informasi tersebut, sejumlah instansi segera dikerahkan mulai dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, Tagana, Balakar 654 Murakata, hingga relawan dan warga setempat.

Upaya evakuasi yang dilakukan secara gotong royong akhirnya membuahkan hasil, meski sayangnya korban dinyatakan telah meninggal dunia saat ditemukan.

Menanggapi musibah ini, Fitriadinoor mengimbau seluruh orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area perairan.

“Kami mengimbau orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain, khususnya di sekitar sungai. Keselamatan harus menjadi perhatian utama agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan bahaya yang mengintai di sekitar aliran sungai yang memiliki arus dan kedalaman yang tidak dapat diprediksi. (MDR)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut Jalan Lingkar Barabai: Pengemudi Pikap Positif Narkoba, Resmi Jadi Tersangka

22 Juli 2026 - 13:59 WITA

Kebakaran Rumah di Pandawan Kembali Terjadi, Koordinasi Pelaporan Relawan Disorot

16 Juli 2026 - 06:05 WITA

Sidang Kasus Penggal Kepala di Desa Ulang Loksado, Keterangan Saksi Bertolak Belakang

14 Juli 2026 - 00:42 WITA

Diduga Mengantuk, Pikap Hantam Fortuner di Titik Rawan Kecelakaan Banua Jingah

11 Juli 2026 - 08:42 WITA

Tiga Tewas Tertabrak Pikap di Barabai, Polisi Selidiki Dugaan Alkohol

9 Juli 2026 - 10:50 WITA

Tiga Orang Tewas Usai Pikap Hantam Warung Kopi di Barabai

9 Juli 2026 - 10:44 WITA

Trending di Perkara