Perkara

Tengah Hari, Lima Rumah Hangus Dilalap Api di Desa Bakti

Hulu Sungai Tengah – Kobaran api melahap pemukiman warga di Desa Bakti, Kecamatan Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah, meninggalkan kerugian besar dan kesedihan mendalam bagi warga yang terkena musibah.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 12.50 siang, suasana siang yang tenang seketika berubah menjadi gelap oleh kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Puluhan armada pemadam kebakaran dari Balakar 654 Murakata maupun unsur lainnya segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan mencegah menjalar lebih luas ke rumah tetangga.

Petugas berjuang melawan panas yang menyengat demi menahan ganasnya kobaran api, sementara warga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa digapai sebelum semuanya hangus tak bersisa.

Sebanyak lima unit rumah warga menjadi korban amukan si jago merah. Tiga rumah milik Ahmad Fauzi, Samporna, dan Hamidah habis terbakar 100 persen hingga tak menyisakan apa pun.

HST Belum Punya Kantor Imigrasi, Pemkab Buka Peluang Bangun Sendiri

Bukan sekadar bangunan yang ludes, seluruh dokumen kependudukan milik ketiga pemilik rumah itu turut musnah dilahap api, menambah beban berat yang harus mereka pikul.

Dua rumah lainnya milik Daud Muslim dan Saryana Wahyudin masing-masing mengalami kerusakan sekitar 20 persen dan 5 persen. Meski bangunan tak habis sepenuhnya, kerugian yang diderita tetap terasa berat.

Kabar baiknya, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda membuat para pemilik rumah merasa terpukul dan tak kuasa menahan kesedihan.

PLT Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar HST, Ahmad Fathoni, melalui Kasi Kedaruratan Fitriadinnor menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.

“Penyebab terjadinya kebakaran masih terus diselidiki agar dapat diketahui secara pasti dan transparan,” ungkap Fitriadinnor.

Retribusi Pasar HST Tak Lagi Andalkan Tunai, 10 Smart EDC Mulai Diterapkan

Ia menghimbau seluruh masyarakat agar senantiasa waspada dan berhati-hati dalam penggunaan api serta instalasi listrik di rumah, terlebih saat cuaca sedang kemarau yang membuat benda mudah terbakar dengan cepat.

Fitriadinnor juga mengingatkan warga untuk rutin memeriksa kondisi rumah dan menjauhkan bahan mudah terbakar dari jangkauan api, agar kelalaian kecil tidak berubah menjadi musibah besar.

Semoga musibah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, dan semoga kesabaran senantiasa mengiringi langkah warga yang tertimpa musibah dalam menata kembali kehidupan mereka. (MDR)