Hulu Sungai Tengah – Sebuah mobil dinas jenis Kijang milik Rumah Sakit Haji Damanhuri Barabai terbakar habis saat melintas di Jalan Lingkar Walangsi Kapar, Desa Banua Jingah.
Insiden mengerikan tersebut terjadi pada Sabtu, (1/8/2026), sekitar pukul 18.30 WITA, tepat di jalur lintas provinsi yang menjadi akses utama tanpa melewati jantung kota Barabai.
Kendaraan dengan nomor polisi DA 1646 EL tersebut sedang dalam tugas mengantar pasien terapi strok dari rumah sakit menuju Desa Telang.
Tedy Gunawan, sang pengemudi, segera mengambil tindakan cepat ketika melihat percikan api muncul dari bagian mesin depan yang kian membesar dengan drastis.
Ia langsung menghentikan laju kendaraan dan memerintahkan ketujuh penumpang untuk segera turun menyelamatkan diri sebelum api menjalar ke kabin.
Keputusan sigap sang sopir berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa, mengingat intensitas api yang membakar bodi mobil berlangsung sangat cepat dan panas.
Bhabinkamtibmas Desa Banua Jingah, Fitriansyah, bersama Babinsa setempat, Koptu Kusairi, tiba di lokasi untuk mengamankan area dan mengatur lalu lintas yang sempat lumpuh total.
Kemacetan panjang terpaksa terjadi karena posisi mobil terbakar berada di tengah jalur strategis, menghambat arus kendaraan.
Beruntung, tidak ada laporan cedera atau luka-luka dari insiden ini, membuktikan pentingnya kewaspadaan dan prosedur evakuasi darurat yang dilakukan oleh awak kendaraan.
Relawan dari Kesatuan Balakar 654 Murakata bersama warga setempat bergegas memadamkan api untuk mengendalikan kobaran api yang mengancam.
Upaya pemadaman berjalan alot karena bahan bakar dan komponen plastik pada mobil modern mudah terbakar, namun akhirnya api berhasil dikuasai setelah beberapa menit.
Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting pada sistem kelistrikan kendaraan yang memicu panas berlebih di ruang mesin sebelum akhirnya meledak menjadi api.
Setelah situasi dinyatakan aman, seluruh penumpang yang selamat dipindahkan menggunakan ambulans lain untuk melanjutkan perjalanan pulang dengan kondisi fisik yang baik. (MDR).



