HULU SUNGAI SELATAN – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Muhlis Ridhani, meminta pihak eksekutif memperbanyak program pelatihan keterampilan usaha.
Hal disampaikannya saat memberikan tanggapan, usai mengikuti rapat kerja pendahuluan terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027.
Muhlis menilai, program-program yang membuka peluang usaha bagi pengangguran saat ini masih belum optimal dilakukan.
“Kita ingin Organisasi Perangkat Daerah memprioritaskan program pembukaan peluang usaha, dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA),” tuturnya.
Menurutnya, langkah ini cukup krusial dalam menekan angka pengangguran di daerah tersebut
Ia mengimbau OPD lebih serius mempertimbangkan program pemberdayaan ekonomi, dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati HSS dalam mengurangi angka pengangguran.
Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah memperbanyak pelatihan keterampilan, bagi masyarakat.
“Perbanyak pelatihan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, untuk membuka peluang usaha secara mandiri,” imbaunya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap visi kepala daerah, serta program swasembada pangan pemerintah pusat.
Ditambahkannya, perlu adanya peningkatan anggaran di sektor pertanian, meliputi pembangunan infrastruktur, cetak sawah, jalan usaha tani, ketersediaan pupuk, hingga pengadaan Alat Mesin Pertanian (Alsintan).
“Kami berharap OPD dapat lebih bijak dalam mengelola anggaran, supaya benar-benar selaras dengan visi misi bupati serta program strategis pemerintah pusat,” pungkasnya. (*)
(Advetorial DPRD Kabupaten HSS)







