HULU SUNGAI TENGAH – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2027 Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tingkat Kecamatan Batang Alai Utara (Batara), digelar Kamis (12/2/2026) di Aula “Kantor Kecamatan.
Musrenbang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten HST Ainur Rafiq, Staf Ahli Bupati bidang Hukum, Wakil Ketua DPRD HST Tajudin, anggota DPRD HST Erwin Jecky Silalahi, Laila Irnawati.
Turut hadir Kapolsek Iptu Syawal Zupri Siregar, Danramil Kapten Czi Obet Subagiyo, serta perwakilan MUI, KUA, pembakal, sekdes se-kecamatan, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten HST Ainur Rafiq mengatakan, Musrenbang merupakan wujud implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Kegiatan menjadi wadah, untuk membahas dan menyepakati program serta kegiatan prioritas yang selaras dengan tujuan pembangunan kabupaten.
Sebagai agenda tahunan, proses Musrenbang difokuskan untuk menangkap harapan serta kebutuhan aktual dari masyarakat dan pemangku kepentingan.
Kegiatan ini bukan sekadar ritual administratif, melainkan memiliki nilai strategis untuk mengintegrasikan usulan dari tingkat desa dan mengidentifikasi permasalahan yang ada di wilayah masing-masing.
Forum ini diharapkan menjadi ruang partisipasi aktif yang memberikan kesempatan bagi seluruh elemen untuk menyampaikan pandangan secara jujur dan objektif.
Semua peserta didorong untuk terlibat dalam diskusi yang konstruktif, dengan mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan individu atau kelompok tertentu.
Wakil Ketua DPRD HST Tajudin menyampaikan, APBD Kabupaten HST mengalami pemotongan sekitar 220 miliar dari target semula 2,5 triliun, sehingga beberapa kegiatan mungkin harus ditunda bukan dicoret.
“Karena mana pada waktu itu, ada bersuara berupaya semaksimal mungkin, APBD ini dapat dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Batang Alai Utara secara keseluruhan di 13 desa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, salah satu proyek yang tidak akan tertunda adalah pembangunan jalan samping jembatan Masjid Ilung arah Awang hingga Hilir.
Sementara penguatan tebing di Ilung Pasar Lama akan diperjuangkan untuk tahun 2027.
Camat Batara Julianor Syahdini menyatakan, kesiapan masyarakat untuk menyukseskan program pembangunan.
“Kami masyarakat Batang Alai Utara ini sangat mengharapkan dukungan-dukungan dari pemerintah daerah. Artinya kami pun siap juga mensukseskan program dari Pak Bupati, dan apa yang kami usulkan di sini mudah-mudahan bisa terlaksana,” ucapnya.
Beberapa aspirasi utama kecamatan meliputi paving halaman kantor kecamatan, pembangunan pagar di kompleks kantor Camat (yang menjadi satu-satunya di HST yang belum memilikinya), serta pengaspalan jalan akses kecamatan yang sering tergenang air saat hujan.
Anggota DPRD Kabupaten HST juga menyampaikan dukungan, dan berkomitmen untuk memprioritaskan aspirasi dari Kecamatan Batara.
Proses diskusi selanjutnya akan fokus pada penyusunan daftar prioritas yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembuatan APBD tahun depan, dengan harapan setiap usulan dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat di 13 desa yang ada. (mdr)

