Perkara

Karhutla Hapulang HST Ungkap Penemuan Warga Meninggal Dunia

Hulu Sungai Tengah – Seorang warga ditemukan meninggal dunia di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Hapulang, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 15.59 Wita di kawasan hutan Desa Hapulang, RT006/RW003, Kecamatan Haruyan.

Korban diketahui bernama Salamad bin Mursyidi, sekitar 64 tahun, warga Desa Durian Gantang, RT005/RW003, Kecamatan Labuan Amas Selatan.

Jasad korban ditemukan petugas BPBD dan Damkar HST saat melakukan pengecekan lapangan sekaligus penanganan kebakaran yang dilaporkan terjadi di kawasan tersebut.

“Di lokasi karhutla ditemukan seorang korban bernama Salamad bin Mursyidi, sekitar 64 tahun, dan ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD dan Damkar HST, Firmansyah.

Asap Selimuti Barabai hingga Malam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Penemuan korban menjadi perhatian dalam kejadian tersebut karena jasad ditemukan di kawasan yang sedang dilanda kebakaran hutan dan lahan.

Namun, belum ada keterangan yang memastikan hubungan antara kematian korban dengan peristiwa karhutla yang terjadi di lokasi.

Penyebab kematian Salamad hingga kini masih belum diketahui dan menjadi bagian dari penyelidikan pihak berwajib.

Laporan mengenai kebakaran pertama kali diterima BPBD dan Damkar HST dari warga melalui pesan WhatsApp. Petugas kemudian dikerahkan untuk melakukan pengecekan dan pemadaman.

Kebakaran diperkirakan melanda kawasan hutan seluas sekitar dua hektare, dengan area yang berhasil dipadamkan petugas mencapai kurang lebih 0,5 hektare.

Antisipasi Karhutla, Kapolres HST Tempuh 4 Kilometer ke Puncak Gunung Titi

Jarak titik api dengan sumber air sekitar 100 meter, sedangkan permukiman warga berada sekitar 500 meter dan jalan utama sekitar 100 meter dari lokasi kebakaran.

“Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” ujar Firmansyah.

Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Sementara jasad korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan penyebab kematiannya masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang. (MDR)