Hulu Sungai Tengah

Bupati HST Hadiri Haul Datu Usman di Banua Kepayang

HULU SUNGAI TENGAH – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal bersama Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi, menghadiri peringatan Haul Datu Usman atau yang dikenal dengan sebutan Kubah Dingin di Desa Banua Kepayang, Minggu (12/4/2026) sore.

Kegiatan dihadiri ribuan jamaah, para habaib, guru agama, tokoh masyarakat, serta Pimpinan Majelis Raudhatul Ghanna Annabiwiyah Kandangan yang juga Ketua MUI Kalsel TGH Ahmad Syairazi.

Dalam tausiahnya, TGH Ahmad Syairazi menekankan, kemajuan sebuah daerah hanya dapat dicapai melalui sinergi kuat antara ulama sebagai pemberi arah moral dan umara sebagai pelaksana pemerintahan yang adil.

“Apabila pemimpinnya bagus, ulamanya bagus, mau bersatu dan saling membantu, maka negeri ini akan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang baik dan mendapat ampunan Tuhan),” ujar Guru Syairazi mengutip kisah kejayaan Umar bin Abdul Aziz.

Guru Syairazi menambahkan, empat pilar utama penegak kedamaian suatu wilayah adalah keadilan pemimpin, kedalaman ilmu ulama, kedermawanan orang kaya, dan doa tulus dari kaum fakir yang sering kali terabaikan namun sangat mustajab di sisi Allah.

Bupati HST Minta Percepatan Perubahan APBdes untuk Beli Lahan Kopdes Merah Putih

Merespons hal tersebut, Bupati Samsul Rizal menyatakan komitmennya untuk selalu berkhidmat kepada para ulama, menyadari bahwa roda pemerintahan tidak akan berjalan lancar tanpa bimbingan spiritual dan dukungan moral dari tokoh agama.

“Saya sebagai umara harus berkhidmat kepada ulama, dan kami sangat mendukung kegiatan seperti ini untuk terus menghidupkan majelis taklim demi kebaikan bersama di Bumi Murakata,” tegas Samsul Rizal.

Ia mengaku memiliki ikatan emosional kuat dengan HST, karena istri dan anaknya merupakan asli daerah setempat.

Peringatan haul ini juga menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa Datu Usman bin Salman Al Arsyadi, seorang tokoh sepuh yang memiliki garis keturunan langsung dengan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, yang ilmunya masih mengalirkan berkah hingga kini.

Harapan besar tertuju pada terjalinnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten HST yang aman, damai, dan sejahtera lahir batin. (mdr)

Pemkab HST Terima 328 Sertifikat Tanah Senilai Rp158 Miliar, Terbanyak se-Kalsel