Hulu Sungai Tengah – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) menegaskan pendidikan menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang berkualitas dan mampu melanjutkan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan saat sosialisasi dan penyerahan Program Indonesia Pintar (PIP) oleh Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, di Pendopo Bupati HST, Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan itu, sebanyak 66 siswa HST tercatat sebagai penerima PIP. Sebagian penerima telah memenuhi persyaratan untuk penyaluran dana, sedangkan lainnya masih menyelesaikan proses administrasi.
Bupati mengapresiasi perhatian dan sinergi Rifqinizamy dalam mendukung akses pendidikan di HST. Menurutnya, dukungan terhadap peserta didik menjadi bagian penting dalam memastikan anak-anak tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan.
Pendidikan, kata Bupati, tidak sebatas memberikan pengetahuan kepada siswa. Proses tersebut juga berperan membentuk keterampilan, karakter, serta akhlak yang menjadi bekal menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak HST agar keterbatasan biaya tidak menjadi penghalang dalam mengejar pendidikan dan mengembangkan potensi mereka.
Bupati juga meminta proses administrasi bagi penerima PIP yang belum lengkap segera dituntaskan. Percepatan tersebut diperlukan agar bantuan dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan siswa.
“Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang baik karena mereka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan HST untuk mewujudkan daerah yang religius, sejahtera, dan bermartabat. Sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak dinilai menjadi salah satu modal utama untuk mencapai tujuan tersebut.
Di sisi lain, Rifqinizamy mendorong penerima PIP memanfaatkan bantuan secara tepat untuk kebutuhan pendidikan. Ia menilai program tersebut harus mampu membantu siswa mempertahankan keberlanjutan sekolah sekaligus membuka ruang bagi mereka mengembangkan prestasi.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar program pendidikan tepat sasaran. Dukungan tersebut diperlukan untuk memastikan persoalan ekonomi tidak menghambat masa depan peserta didik.
Selain penyerahan PIP, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat tanah untuk bangunan sekolah. Sertifikat memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat perlindungan terhadap aset pendidikan milik pemerintah.
Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) turut diserahkan kepada masyarakat. Program tersebut menjadi instrumen penting dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus meningkatkan rasa aman bagi pemiliknya.
Bupati berharap rangkaian kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat HST. Dengan akses pendidikan yang semakin terbuka, generasi muda Bumi Murakata diharapkan mampu tumbuh menjadi sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing. (MDR)




