Hulu Sungai Tengah

DLH HST Perkuat Pengelolaan Sampah Menuju Kawasan Asri Tanpa Pencemaran

Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah senantiasa menunjukkan komitmen nyata dalam mengoptimalkan tata kelola kebersihan guna mewujudkan lingkungan yang sehat, indah, dan bebas dari ancaman pencemaran.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam koordinasi yang berlangsung di ruang kerja kantor dinas terkait pada Rabu, (12/8/2026).

Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Hulu Sungai Tengah, Muhammad Fadillah, memaparkan data krusial terkait volume timbulan sampah harian di wilayahnya.

Berdasarkan catatan instansi berwenang, total produksi sampah di daerah ini telah menyentuh angka 135 ton setiap harinya.

Dari jumlah keseluruhan tersebut, sekitar 52 persen material sampah berhasil tertangani hingga sampai ke area Tempat Pemrosesan Akhir.

Sinergi TNI dan Pemkab Hulu Sungai Tengah Sukses Rampungkan Sasaran TMMD Ke-129

Sementara itu, pencapaian pemanfaatan dan daur ulang sampah melalui fasilitas TPS3R serta Bank Sampah kini telah mencakup angka 19 persen.

Kendati demikian, sisa volume sampah yang belum terjangkau sistem pengelolaan masih berpotensi mencemari lingkungan akibat dibuang sembarangan ataupun dibakar warga.

“Harapan besar kami adalah masyarakat mulai membiasakan diri melakukan pemilahan sampah sesuai jenisnya langsung dari sumber rumah tangga,” ujar Muhammad Fadillah.

Guna menekan angka pencemaran secara efektif, penanganan sampah organik kini diarahkan pada pembuatan kompos serta budidaya maggot yang bernilai ekonomis.

Sedangkan untuk material anorganik, warga didorong agar menyalurkannya secara teratur ke Bank Sampah atau mengolahnya menjadi produk kerajinan kreatif.

TMMD ke-129 HST Rampungkan Jalan 1,25 Kilometer, Dua Rumah Warga Turut Dibedah

Kebiasaan lama yang mengandalkan pola kumpul, angkut, dan buang harus segera ditinggalkan demi mencegah beban berlebih pada infrastruktur pemrosesan akhir.

“Fasilitas dan mesin pengolahan yang ada di Benawa Tengah siap dioperasikan agar masyarakat melihat langsung bahwa sampah dapat diolah secara produktif tanpa terbuang percuma,” tambahnya. (MDR)