Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menginisiasi gerakan masif untuk mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui implementasi Germas Ceria 2026.
Kegiatan strategis ini digelar di Lapangan Dwi Warna, Barabai, pada Senin, 10 Agustus 2026, dengan dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Bupati HST Samsul Rizal.
Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah yang membawa pelayanan kesehatan, edukasi, dan bantuan sosial langsung ke tengah masyarakat.
Bupati Samsul Rizal menekankan bahwa Germas Ceria adalah gerakan untuk menanamkan kesadaran sejak dini bahwa kesehatan, pendidikan, dan karakter merupakan satu kesatuan utuh.
“Investasi terbaik yang dapat kita lakukan hari ini adalah investasi pada anak-anak kita,” ujar Samsul Rizal dalam sambutannya yang penuh semangat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan momentum ini di lingkungan keluarga dan sekolah agar tercipta generasi yang berani bermimpi besar dan bebas dari perilaku merusak seperti narkoba.
Sementara itu, Gubernur H. Muhidin memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme masyarakat HST yang mampu menyelenggarakan acara sekelas perayaan ulang tahun daerah dengan sangat meriah.
Gubernur juga menyoroti adanya Pasar Murah yang diselenggarakan serentak sebagai respons terhadap inflasi harga bahan pokok seperti beras, terung, dan ayam di wilayah tersebut.
Kenaikan harga tersebut diketahui dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat HST dalam mempersiapkan perayaan bulan Maulid Nabi yang dilaksanakan secara berkeliling.
“Mudah-mudahan sehabis bulan Maulid ini normal kembali,” harap Gubernur sembari mengakui kekhususan budaya religi di Bumi Murakata.
Integrasi antara nilai-nilai religius saat Maulid dengan program Germas diharapkan dapat membentuk akhlak mulia sekaligus kesehatan fisik bagi anak-anak HST.
Program ini melibatkan sinergi sepuluh dinas terkait, termasuk Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, dan Sosial, serta pemberdayaan kelompok PKK di tingkat desa.
Fokus utama layanan mencakup pemeriksaan ibu hamil, balita, dan anak pra-sekolah untuk mencegah stunting serta memastikan tumbuh kembang yang optimal.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah optimis dapat menekan angka stunting dan menciptakan fondasi kuat bagi kemajuan Kalimantan Selatan di masa depan. ( MDR )



