HULU SUNGAI TENGAH – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Periode 2025–2030, Senin (25/5/2026) di kawasan Wisata Alam Pagat Batu Benawa.
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Pemprov Kalimantan Selatan, camat, hingga seluruh kepala desa se-kabupaten.
Bupati HST Samsul Rizal menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk mempererat hubungan antara pemerintah desa dan daerah.
Hal ini menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan yang merata serta berkelanjutan di seluruh wilayah HST.
“Pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujar Samsul Rizal dalam sambutannya.
Bupati menekankan, desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
Para kepala desa dan perangkatnya adalah garda terdepan yang memegang peran vital dalam memberikan pelayanan serta menjalankan roda pembangunan di tingkat akar rumput.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Aparat desa dituntut untuk bekerja secara lebih profesional, adaptif, dan responsif dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Selain aspek pemerintahan, perhatian juga difokuskan pada penguatan ekonomi desa.
Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap program prioritas nasional melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak baru yang mampu menggeliatkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkokoh ketahanan pangan daerah.
Keberadaannya diharapkan dapat mengubah potensi lokal menjadi nilai ekonomi yang nyata.
“Melalui koperasi ini kita ingin mendorong pengembangan potensi lokal, pemberdayaan UMKM serta penguatan sinergi dengan BUMDes,” katanya.
Pemerintah Kabupaten HST juga berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah perbaikan tata kelola keuangan desa agar semakin transparan, akuntabel, dan profesional.
APDESI sebagai wadah organisasi diharapkan mampu berfungsi maksimal sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Organisasi ini harus menjadi pusat koordinasi yang efektif dalam menyatukan visi dan misi pembangunan desa.
Dengan struktur kepengurusan yang baru, diharapkan tercipta ekosistem pemerintahan desa yang lebih kuat dan modern. Sinergi yang baik akan mempercepat terwujudnya target-target pembangunan yang telah direncanakan.
Di akhir acara, Bupati mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja keras dan bergotong royong. Bersama-sama mereka ditantang untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera demi kemajuan Kabupaten Hulu Sungai Tengah ke depannya. (mdr)





