Perkara

Tiga Rumah Hangus Terbakar di Birayang Timur, Warga Diminta Waspada Potensi Kebakaran

Hulu Sungai Tengah – Tiga bangunan pemukiman di Jalan Kesatrian, Desa Birayang Timur, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, hangus dilalap si jago merah pada Senin sore.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.30 WITA, 14/9/2026, dan langsung memicu pengerahan berbagai unsur kekuatan penanggulangan bencana ke lokasi.

Api menghanguskan sepenuhnya tiga unit rumah yang ditempati oleh tiga kepala keluarga, tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka pada penghuninya maupun warga sekitar.

Rumah milik Mariani satu keluarga beranggotakan dua orang berjenis bangunan semi permanen ludes terbakar 100 persen, lengkap dengan seluruh dokumen pribadi yang ada di dalamnya.

Bangunan milik Ahmad Fauzi, berstruktur kayu dan dihuni satu orang, juga rata dengan tanah akibat kobaran api, begitu pula dengan dokumen-dokumen yang disimpan di dalamnya.

Pembunuhan Sadis di Loksado, Majelis Hakim PN Kandangan Bacakan Putusan Terdakwa Senin Besok

Sementara itu, rumah milik Nur Imanullah ahli waris dari Rusdiah berstruktur kayu dan dihuni empat orang, turut ludes terbakar sepenuhnya, namun dokumen pribadi berhasil diselamatkan.

Berkat kerja sama yang cepat dan padu, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak merambat ke bangunan lain di lingkungan tersebut.

Pengerahan kekuatan dilakukan secara terkoordinasi, melibatkan BPBD dan Pemadam Kebakaran HST, TAGANA, TNI, POLRI, PLN, tim BALAKAR 654, relawan, aparat desa, serta warga setempat.

Sumber informasi menyebutkan penanganan dilakukan melalui komunikasi darurat pada frekuensi radio 14.654,0 MHz serta laporan masuk dari Grup WhatsApp Emergency.

Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak berwajib di lapangan.

17 Hari, 10 Kebakaran Terjadi di HST, Banua Binjai Diguncang Api

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD HST melalui Kepala Seksi Kedaruratan, Fitriadinnor, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Musim kemarau membuat material bangunan dan lingkungan kering serta mudah terbakar. Kami mengingatkan agar warga memeriksa instalasi listrik, tidak membuang puntung api sembarangan, dan memastikan sumber api dipadamkan sebelum ditinggal,” ujar Fitriadinnor.

Ia juga meminta warga segera melaporkan tanda-tanda kebakaran kepada petugas atau menghubungi nomor layanan darurat jika melihat hal yang mencurigakan.

“Kesiapsiagaan bersama adalah benteng paling ampuh. Satu kelalaian kecil bisa merenggut harta benda yang telah dikumpulkan bertahun-tahun,” tambahnya.

Pihak BPBD terus memantau perkembangan kondisi di lokasi serta memastikan para korban mendapat pendampingan sesuai kebutuhan pascabencana. (MDR)

Kebakaran Melanda Murung Taal, Empat Rumah Warga Tak Terselamatkan