Hulu Sungai Tengah – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) bersama Kodim 1002/HST dan Satpam PLN UP3 Barabai berhasil mengamankan aksi penyampaian pendapat umum yang digelar oleh elemen mahasiswa di wilayah Barabai.
Kegiatan pengamanan ini berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026, sejak pukul 14.00 hingga 16.15 WITA di halaman Kantor PLN UP3 Barabai dengan situasi yang terkendali.
Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memimpin langsung operasi pengamanan sebagai wujud komitmen Polri dalam menjamin hak konstitusional masyarakat menyampaikan aspirasi secara aman.
Sebanyak 31 peserta dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Barabai hadir menyuarakan keresahan atas ketidakstabilan pasokan listrik.
Mereka membawa lima tuntutan utama, termasuk mendesak perbaikan sistem kelistrikan, transparansi penyebab gangguan, serta kompensasi kerugian sesuai regulasi yang berlaku.
Mahasiswa juga menetapkan tenggat waktu penyelesaian masalah distribusi listrik paling lambat 7 Agustus 2026 dan meminta publikasi hasil tindak lanjut melalui media resmi.
Sebagai simbol kritik tajam, massa membawa spanduk protes dan sebuah keranda bertuliskan “RIP PLN”, namun tetap menjaga etika selama proses demonstrasi berlangsung.
General Manager PLN UP3 Barabai, Izbed Alighorky, menerima perwakilan mahasiswa untuk melakukan dialog terbuka guna mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Pihak PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir yang terjadi belakangan ini di Kabupaten HST.
Izbed menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh kerusakan teknis pada jaringan dan saat ini tim lapangan tengah bekerja keras melakukan pemulihan sistem.
PLN berkomitmen untuk mempercepat normalisasi layanan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menindaklanjuti klaim kerugian melalui mekanisme verifikasi yang sah.
Hasil diskusi antara perwakilan mahasiswa dan manajemen PLN kemudian dituangkan dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani di hadapan Kapolres HST.
“Kami mengapresiasi adanya dialog yang berlangsung secara terbuka hingga menghasilkan kesepakatan bersama,” ujar Kapolres Jupri usai kegiatan.
Usai dialog, massa membubarkan diri secara tertib menuju Sekretariat HMI Barabai dengan pengawalan polisi, sementara Intelkam tetap memantau situasi untuk antisipasi dini. (MDR)



