Hulu Sungai Tengah – Nada Fauzana, siswi MAN 1 Hulu Sungai Tengah, meraih juara pertama lomba pidato AHY Muda yang digelar DPC Partai Demokrat HST.
Kegiatan berlangsung Jumat, 14/8/2026, di salah satu Caffe di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Gadis kelahiran HST 8 Juni 2009 berdomisili di Desa Kapar, Kecamatan Batang Alai Selatan, kini duduk di kelas 12D MAN 1 HSt, Wajah tenang dan sikap luwesnya langsung menarik perhatian sejak menghadapi penonton serta dewan juri.
Ini adalah kompetisi pidato pertama Nada di luar sekolah. Selama ini ia hanya tampil di ajang antar kelas atau kegiatan classmeet di lingkungan madrasahnya.
Kemenangan itu terasa istimewa karena persiapannya berjalan mendadak. Ia terpilih sebagai peserta secara tiba-tiba dan pagi itu sedang kurang sehat.
“Saya hanya menampilkan apa yang bisa saya lakukan saat itu,” ucapnya rendah hati.
Di hadapan dewan juri dan hadirin, gadis muda itu membawakan pidato bertema “Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, dan Menjaga Demokrasi”. Tema itu ia pilih sendiri karena sangat bersentuhan dengan kenyataan di tengah masyarakat saat ini.
Materi ia susun dengan mengamati kehidupan di sekitarnya dan mendalami referensi lewat internet. Penyampaiannya mengalir tenang namun tajam, menyentuh sisi kesejahteraan rakyat, keadilan hukum, serta demokrasi yang menjaga kebersamaan.
Ia menegaskan kemajuan ekonomi bermakna saat rakyat bisa bekerja dan hidup layak, bukan sekadar angka pertumbuhan. Keadilan harus berdiri tegak bagi siapa saja, tanpa tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
Soal demokrasi, Nada mengingatkan itu bukan hanya soal memilih pemimpin, melainkan menyampaikan pendapat santun, mendengarkan perbedaan, dan bijak menyebarkan informasi di dunia maya.
Penyampaian yang tulus dan gagasan yang runtut membuat gadis dari Batang Alai Selatan ini unggul dari peserta lain.
Nada kini ditunjuk mewakili Hulu Sungai Tengah pada lomba tingkat Kalimantan Selatan yang diselenggarakan DPD Partai Demokrat dalam waktu dekat.
Ia sedang mematangkan persiapan, memperdalam materi, melatih intonasi, ekspresi, dan kekuatan mental agar penampilan lebih maksimal.
“Saya tidak sekadar mengejar kemenangan. Harapan terbesar adalah pesan yang saya sampaikan benar-benar bermanfaat dan memberi dampak baik bagi orang lain,” ungkapnya.
Keberhasilan Nada Fauzana membuktikan bahwa di desa-desa Hulu Sungai Tengah tumbuh generasi muda cerdas, berani bersuara, dan siap membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas. ( MDR )




