Hulu Sungai Tengah – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal secara resmi melepas keberangkatan 49 anggota kontingen Gerakan Pramuka yang akan berlaga di Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Pelepasan berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati HST pada Jumat pagi, 7 Agustus 2026, dengan disaksikan oleh jajaran pejabat daerah dan pembina pramuka.
Kontingen ini terdiri dari 32 peserta didik dan 17 pembina pendamping yang telah melalui proses seleksi ketat untuk mewakili Bumi Murakata di tingkat nasional.
Mereka akan bertolak ke Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, untuk mengikuti ajang akbar tersebut selama delapan hari, mulai 13 hingga 20 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menekankan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar mengikuti kegiatan, melainkan menjadi duta daerah yang membawa martabat Kabupaten HST.
Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjaga akhlak mulia, sopan santun, dan disiplin tinggi sebagai cerminan karakter pemuda HST di hadapan kontingen lain se-Indonesia.
“Jangan sekali-kali melakukan pelanggaran yang dapat membuat citra daerah kita menjadi kurang baik atau kurang dipandang oleh daerah-daerah lain,” tegas Samsul Rizal.
Tema Jambore Nasional tahun ini berfokus pada kreasi, inovasi, dan kemandirian untuk mendukung program ketahanan serta swasembada pangan nasional.
Para peserta diharapkan dapat menyerap nilai-nilai kecakapan hidup dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud nyata kontribusi generasi muda bagi bangsa.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata HST, Muhammad Ramadlan, melaporkan bahwa kegiatan ini didanai melalui DPA dinas tahun anggaran 2026.
Pembiayaan tersebut merupakan bentuk dukungan moril dan materiil pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas kepramukaan di tingkat daerah.
Samsul juga menitipkan tanggung jawab penuh kepada para pembina, pendamping, dan tim kesehatan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta.
Pendampingan maksimal diperlukan agar rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan aman tanpa hambatan teknis maupun non-teknis.
Dengan semangat persatuan dan patriotisme, kontingen HST diharapkan pulang membawa prestasi dan pengalaman berharga untuk memajukan gerakan pramuka di daerah. ( MDR )



