Menu

Mode Gelap

Hulu Sungai Tengah · 8 Jul 2026 14:39 WITA ·

PMII dan HMI Cabang Barabai Desak PLN Tindaklanjuti Masalah Pemadaman Listrik


 PMII dan HMI Cabang Barabai Desak PLN Tindaklanjuti Masalah Pemadaman Listrik Perbesar

Hulu Sungai Tengah – PMII dan HMI Cabang Barabai menggelar audiensi dengan PLN UP3 Barabai untuk menyuarakan enam tuntutan terkait pemadaman listrik yang kerap terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (8/7/2026), di mana kedua organisasi mahasiswa ini menyampaikan aspirasi masyarakat yang merasa terganggu dengan ketidakstabilan aliran listrik belakangan ini.

Pelaksana Harian Manajer PLN UP3 Barabai, Arliansah, menyambut baik kedatangan perwakilan mahasiswa sebagai bentuk komunikasi yang konstruktif.

“Kami menyambut baik audiensi dari perkumpulan mahasiswa dari PMII dan HMI yang ada di Kabupaten HST terkait permasalahan pemadaman yang terjadi beberapa pekan sebelumnya,” ujar Arliansah yang juga menjabat sebagai Asisten Manajer Jaringan dan Konstruksi.

Arliansah memaparkan, pemadaman yang terjadi di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, termasuk HST, disebabkan oleh gangguan pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU).

Kondisi ini menyebabkan keterbatasan pasokan daya cadangan yang tidak sebanding dengan beban penggunaan saat ini.

Oleh sebab itu, manajemen beban dilakukan secara bertahap guna mencegah terjadinya pemadaman total atau blackout sistem yang dampaknya akan jauh lebih luas.

“Saat ini terjadi keterbatasan pasokan daya cadangan dibandingkan dengan beban. PLN melakukan manajemen beban supaya tidak terjadi blackout sistem yang berdampak meluas,” katanya.

Terkait jadwal pemadaman yang sering berubah, pihaknya menjelaskan bahwa kondisi beban listrik bersifat dinamis sehingga penjadwalan disesuaikan dengan ketersediaan daya yang ada.

PLN berkomitmen terus memperbarui informasi terkait durasi dan frekuensi pemadaman agar masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan terjadinya gangguan.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyerahkan enam poin tuntutan yang mencakup transparansi informasi, perbaikan layanan pengaduan, perhatian terhadap dampak ekonomi, hingga permohonan subsidi token listrik dan kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Ketua Umum HMI Cabang Barabai, Amril Saifan, berharap pertemuan ini tidak berhenti sebatas dialog, melainkan ditindaklanjuti dengan solusi nyata.

“Kami berharap PLN segera merespons tuntutan ini dengan tindakan nyata yang mencerminkan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat,” tegas Amril. (MDR)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Belum Ada Kesepakatan, Jemaah Umrah HST Tolak Pengembalian Dana Separuh

23 Juli 2026 - 03:19 WITA

Jalin Sinergi, Polres HST Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 ke Kejari HST

22 Juli 2026 - 12:05 WITA

Mediasi Korban Penipuan Umrah Berlangsung Alot, Menunggu Kehadiran Pengelola Travel

21 Juli 2026 - 11:27 WITA

41 Calon Jemaah Umrah HST Gagal Berangkat, Tuntut Dana Dikembalikan Sesuai Janji

21 Juli 2026 - 10:17 WITA

Samsat Barabai-Pemda HST Nobar Final Piala Dunia, Dorong Warga Lunasi Pajak

19 Juli 2026 - 12:14 WITA

PAI Fair Pandawan 2026 Asah Kemampuan dan Bentuk Karakter Islami Siswa SD

18 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah