Menu

Mode Gelap

Hulu Sungai Tengah · 1 Jul 2026 17:27 WITA ·

Percepatan Penanganan Banjir Banua Anam, Bupati HST Paparkan Solusi Infrastruktur


 Percepatan Penanganan Banjir Banua Anam, Bupati HST Paparkan Solusi Infrastruktur Perbesar

Jakarta – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H. Samsul Rizal, bersama para kepala daerah se-Banua Anam menggelar audiensi strategis guna mempercepat upaya pengendalian banjir di wilayah Sungai Barito.

Pertemuan penting tersebut berlangsung di ruang rapat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Arnold A.P. Ritiauw, dan turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan serta Bupati dari enam wilayah administrasi.

Wilayah yang tergabung dalam klaster Banua Anam mencakup Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Tapin. Sinergi lintas daerah ini dinilai krusial mengingat karakteristik hidrologis yang saling berkaitan satu sama lain.

Dalam arahannya, Arnold A.P. Ritiauw menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kerja sama yang telah terbangun solid antarinstansi. Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci utama dalam menemukan solusi menyeluruh terhadap persoalan air.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin dan berkomitmen menindaklanjuti seluruh aspirasi melalui kajian teknis mendalam demi solusi yang efektif dan berkelanjutan,” ujar Arnold.

Langkah konkret ini diambil sebagai respons terhadap dinamika cuaca dan curah hujan yang kerap memicu genangan di berbagai titik. Pemerintah pusat memastikan setiap usulan akan ditelaah secara teknis agar hasilnya tepat guna dan berdampak luas.

Di kesempatan yang sama, Bupati HST Samsul Rizal memaparkan sejumlah usulan program prioritas yang menjadi kebutuhan mendesak bagi wilayahnya. Penanganan banjir tidak hanya soal pembangunan, tetapi juga upaya melindungi aset dan keselamatan warga.

Beberapa usulan yang diajukan meliputi rencana pembangunan Bendungan Pancur Hanau, pembangunan kolam regulasi, serta pembuatan kanal banjir baru. Selain itu, dia juga mengusulkan normalisasi pada beberapa sungai strategis yang memiliki peran vital dalam sistem aliran air.

Sungai-sungai yang dimaksud antara lain Sungai Batang Alai, Sungai Barabai, dan Sungai Haruyan. Peningkatan kapasitas sungai ini diharapkan mampu menampung debit air yang lebih besar saat musim penghujan tiba.

“Berbagai infrastruktur ini sangat dibutuhkan untuk menekan risiko banjir yang sering terjadi, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air di daerah kita,” tutur Samsul Rizal.

Keberadaan infrastruktur pengendalian banjir yang handal juga akan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian dan perikanan. Ketersediaan air yang teratur akan meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Oleh karena itu, Samsul Rizal berharap sinergi yang terjalin saat ini dapat terus diperkuat hingga tahap realisasi fisik. Kecepatan eksekusi program sangat dinantikan agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan dukungan penuh dari pusat dan provinsi, pembangunan di Kabupaten HST diharapkan dapat berjalan lebih lancar, aman, dan berkelanjutan tanpa terus terganggu oleh ancaman banjir. (MDR)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jalin Sinergi, Polres HST Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 ke Kejari HST

22 Juli 2026 - 12:05 WITA

Mediasi Korban Penipuan Umrah Berlangsung Alot, Menunggu Kehadiran Pengelola Travel

21 Juli 2026 - 11:27 WITA

41 Calon Jemaah Umrah HST Gagal Berangkat, Tuntut Dana Dikembalikan Sesuai Janji

21 Juli 2026 - 10:17 WITA

Samsat Barabai-Pemda HST Nobar Final Piala Dunia, Dorong Warga Lunasi Pajak

19 Juli 2026 - 12:14 WITA

PAI Fair Pandawan 2026 Asah Kemampuan dan Bentuk Karakter Islami Siswa SD

18 Juli 2026 - 15:00 WITA

516 Rider Jelajahi Meratus, Polres HST Padukan Olahraga, Wisata, dan Kebersamaan

18 Juli 2026 - 13:10 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah