HULU SUNGAI TENGAH – Api membakar tiga rumah penduduk di Desa Tabudarat Hilir, kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (11/2/2026) pukul 00.35 WITA.
Beruntung, 13 jiwa penghuninya tidak seorang pun mengalami luka atau cedera.
Dua rumah hangus secara total, sementara yang satunya hanya tersisa sebagian.
Bersama BPBD, aparat desa, dan warga sekitar membentuk garis pertahanan untuk menghentikan penyebaran api, dan menyelamatkan apa yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan.
“Kami turut merasakan kesedihan yang dialami oleh warga terdampak,” ucap Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon.
Petugas kepolisian segera membangun zona pengamanan di sekitar titik kejadian, mengamankan setiap sudut untuk memastikan penyelidikan berjalan lancar.
Beberapa barang berharga seperti dokumen penting dan perlengkapan dasar, berhasil dievakuasi sebelum api menutupi seluruh area.
“Kami juga akan melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut,” tambah Kapolres.
Tim forensik kini sedang menyelidiki setiap jejak di lokasi, mulai dari instalasi listrik hingga sisa bahan bakar yang mungkin menjadi pemicu.
Keluarga Rahmanudin dengan empat anggota, Siti Mariam seorang diri, serta keluarga Damayanti yang beranggotakan delapan jiwa kini menjadi fokus pendataan.
Data mereka tercatat lengkap dan aman, menjadi landasan untuk proses bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah dan pihak swasta.
BPBD Kabupaten HST menyusun paket bantuan darurat, mulai dari makanan siap saji, pakaian hangat, hingga tempat tinggal sementara.
Masyarakat lokal juga telah mengumpulkan uang dan barang, untuk meringankan beban korban yang kini harus memulai hidup dari awal.
Ia mengimbau seluruh masyarakat, untuk lebih waspada terhadap bahaya tersembunyi yang bisa memicu kebakaran.
Periksa saluran listrik secara berkala, jauhkan sumber nyala dari bahan mudah terbakar, dan siapkan alat pemadam kecil di setiap rumah. Semoga kekuatan datang bagi mereka yang kini menghadapi masa sulit ini. (mdr)

