Minggu, 30 Nov 2025
light_mode

Pedagang di Lapangan Dwi Warna Barabai Diberi Gerobak dan Tenda; Sinergi Bank Kalsel-Pemkab HST

  • account_circle NPM
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • visibility 35

HULU SUNGAI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar apel gabungan, Senin (17/11) pukul 09.00 WITA di Halaman Kantor Sekretariat Daerah.

Pada kesempatan itu, dilaksanakan penyerahan bantuan tenda dan gerobak secara simbolis kepada para pedagang Lapangan Dwi Warna, dari Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Barabai.

Bupati HST Samsul Rizal menyampaikan terima kasih kepada Bank Kalsel, atas bantuan tenda dan gerobak yang diberikan kepada para pedagang di Lapangan Dwi Warna.

Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan dan mendorong usaha kecil agar semakin tertata.

“Kolaborasi seperti ini kita harapkan semakin sering dilakukan oleh BUMD, perbankan, dunia usaha, dan elemen masyarakat lain,” ujarnya.

Pada kegiatan itu, juga diserahkan penghargaan Sekolah Rujukan Google (SRG) dan Certified Google Educator (CGE).

Bupati HST mengucapkan mengucapkan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, SMP Negeri 1 Barabai, dan para pendidik yang telah berjuang meningkatkan kompetensi digital, dan membawa nama HST sebagai salah satu daerah progresif dalam transformasi pembelajaran berbasis teknologi.

“Capaian seperti menjadi SRG dan meningkatnya jumlah guru bersertifikat Google bukanlah sekadar prestasi teknis, melainkan simbol bahwa kita siap menatap masa depan pendidikan dengan cara yang lebih adaptif, terukur, dan inovatif,” ujar Bupati Samsul Rizal.

Ia berharap, semangat digitalisasi di dunia pendidikan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh unit kerja di Pemerintah Daerah untuk terus berinovasi.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam bekerja.

Ia juga menekankan tiga hal penting yang perlu diperhatikan oleh seluruh ASN, yaitu kolaborasi, keteladanan, dan kepekaan melayani.

“Kita tidak bisa bekerja sendirian. Program perbaikan ataupun program terbaik tidak akan berdampak jika setiap perangkat daerah berjalan dalam konteksnya masing-masing. Mari kita buka pintu komunikasi, bekerja lintas sektor, berbagi data, dan mencari solusi bersama,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh ASN, untuk menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat, baik dalam cara berbicara, bersikap, menanggapi keluhan, maupun dalam berinteraksi dengan warga.

Ia menekankan, keteladanan bukanlah sekadar slogan, melainkan kebiasaan sehari-hari yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan.

Terakhir, Bupati mengingatkan pentingnya kepekaan dalam melayani masyarakat. Ia berharap seluruh ASN dapat menempatkan pelayanan sebagai panggilan hati, bukan beban, serta memberikan respons cepat, komunikasi yang baik, dan keramahan hati dalam setiap interaksi dengan masyarakat. (mdr)

  • Penulis: NPM
  • Editor: mdr
expand_less