Minggu, 30 Nov 2025
light_mode

Muscablub Apdesi HST Diharap Lahirkan Kepengurusan Solid dan Visioner

  • account_circle NPM
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 40

HULU SUNGAI TENGAH – Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Hulu Sungai Tengah (HST), diharapkan menghasilkan kepengurusan baru yang solid dan visioner.

Muscablub berlangsung di Ruang Sidang Gedung DPRD HST, Senin (10/11/2025).

Kegiatan dihadiri Ketua DPRD HST Pahrijani, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HST Muhammad Yani, Kepala Dinas PMD Edy Rahmawan, Ketua Apdesi Provinsi Kalimantan Selatan Ahmad Rijali Nasution, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten HST.

Kehadiran para tokoh ini, menunjukkan dukungan penuh terhadap Apdesi dalam menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Sekda Kabupaten HST Muhammad Yani berharap, kepengurusan baru Apdesi mampu menjembatani aspirasi para pembakal.

“Pemerintah daerah menaruh harapan besar pada Apdesi, untuk bersinergi dalam membangun desa yang lebih maju dan mandiri,” tuturnya, membacakan sambutan tertulis Bupati Samsul Rizal.

Sekda Muhammad Yani menekankan, pentingnya desa sebagai pondasi utama pembangunan bangsa.

“Desa adalah tempat kehidupan masyarakat berawal, nilai-nilai luhur kebersamaan tumbuh, dan kemandirian menjadi identitas bangsa,” ujarnya.

Pemerintah daerah akan fokus pada peningkatan kapasitas, dan kesejahteraan masyarakat desa dalam lima tahun ke depan.

Kepala Dinas PMD Kabupaten HST Edy Rahmawan menambahkan, Apdesi memiliki peran penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa.

Sinergi antara Apdesi dan pemerintah daerah menjadi kunci, untuk mendorong percepatan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

Melalui musyawarah yang demokratis, Muscablub membentuk kepengurusan baru Apdesi Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kepengurusan ini diharapkan membawa semangat kolaboratif dalam memperjuangkan aspirasi aparatur desa serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Apdesi diharapkan mampu menjadi wadah untuk mencari solusi bagi pemerintah desa dalam mengembangkan potensi desa, termasuk mengupayakan swasembada pangan.

Desa yang produktif akan membantu menopang keberlangsungan ketahanan pangan daerah, sehingga tercipta kemandirian ekonomi. (mdr)

  • Penulis: NPM
  • Editor: mdr
expand_less