Sejarah Indonesia

Kenang Peristiwa 2 September, DHC 45 HSS Upacara Malam di Munggu Raya

HULU SUNGAI SELATAN – Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 Hulu Sungai Selatan (HSS), melaksanakan upacara peringatan peristiwa Munggu Raya, Selasa (2/9/2025) malam di Monumen Munggu Raya, Desa Sungai Raya Selatan, Kecamatan Sungai Raya.

Mereka membawa obor sebagai penerang jalan kaki, dari kaki bukit sampai ke puncak yang merupakan lokasi monumen.

Ketua DHC 45 HSS Syamsuri Arsyad mengatakan, pihaknya berinisiatif melaksanakan peringatan meskipun secara sederhana.

“Saya bangga dan terharu berada di tempat ini, untuk mengenang perjuangan,” ucap Kak Choe, sapaan akrabnya.

DHC 45 HSS berupaya, terus mengangkat sejarah peristiwa 2 September 1949 di Bukit Munggu Raya itu.

Kisah Pemberontakan Ibnu Hadjar di Kalimantan; Berawal Kekecewaan Gerilyawan Lokal

“Menurut pemahaman kami, peristiwa 2 September ini berskala internasional, karena mendatangkan Komisi Tiga Negara,” tuturnya.

Kak Choe menjelaskan, peristiwa 2 September 1949 merupakan rangkaian dari perjuangan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan.

Jika, peristiwa 17 Mei 1949 di Niih merupakan proklamasi internal. Maka dilanjutkan memperoleh pengakuan resmi, melalui pertemuan Komisi 3 Negara pada 2 September 1949 di sana.

Peringatan tahun ini, upacara diikuti hanya internal DHC, dengan keterbatasan anggaran.

Ia berharap, ke depan peringatan 2 September bisa lebih meriah, dan bahkan lebih besar dari peringatan 17 Mei.

Pihak terkait seperti pemerintah atau pemangku kepentingan lainnya, diharapkan bisa melestarikan sejarah peristiwa 2 September. (*)