Hulu Sungai Tengah

IWAPI HST Gelar Rakercab, Fokus pada Optimalisasi Keuangan dan Strategi Bisnis

Hulu Sungai Tengah – DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakerchap) III untuk memperkuat kapasitas anggota dalam mengelola usaha di tengah tantangan ekonomi global.

Kegiatan strategis ini berlangsung pada Rabu, (29/7/2026), di Aula Hotel Darul Istiqamah Barabai dengan mengusung tema optimalisasi pengelolaan keuangan dan strategi manajemen.

Ketua DPC IWAPI HST, Lita Anggreani, menekankan bahwa banyak usaha gagal bukan karena produk yang buruk, melainkan akibat lemahnya manajemen keuangan dan pencampuran antara modal dengan profit.

“Tema ini sangat relevan. Banyak usaha tutup bukan karena kurang promosi, tetapi karena kurangnya pengetahuan manajemen keuangan sehingga modal tergerus,” ujar Lita dalam sambutannya.

Selain penguatan internal, acara ini juga menghadirkan sosialisasi perpajakan dari KPP Pratama Barabai untuk membekali pelaku UMKM memahami kewajiban dan hak mereka sebagai wajib pajak.

Tren Stunting Meningkat di Desa Banua Binjai, Pembakal Desak Intervensi Hulu

Ketua TP PKK Kabupaten HST, Deny Era Samsul Rizal atau yang akrab disapa Mama Deden, memberikan apresiasi tinggi atas ketangguhan para pengusaha wanita dalam menopang ekonomi keluarga.

Ia menegaskan bahwa TP PKK dan IWAPI memiliki visi sejalan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pembinaan UMKM lokal hingga pemasaran digital.

“Mama Deden berharap rakerchap ini melahirkan program kerja yang inovatif dan membumi, langsung menyentuh kebutuhan pengusaha mikro di Hulu Sungai Tengah,” kata Deny Era.

Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Selatan, Shinta Laksmi Dewi, menyoroti pentingnya efisiensi dan perlindungan pasar lokal dari serbuan produk impor.

Ia mengingatkan anggota untuk memanfaatkan ekosistem digital dan fokus pada segmen pasar perempuan serta anak yang memiliki daya beli tinggi dan loyalitas kuat.

Cegah Penimbunan, SPBU Mandingin Batasi Pembelian Pertalite 30 Liter per Mobil

“Jangan sampai produk kita kalah dengan barang dari luar. Kita harus bentengi pasar lokal dengan kualitas dan inovasi, serta taat pada kode etik organisasi,” tegas Shinta.

Kepala Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kabupaten HST, Rapinorrahman, mewakili Bupati Samsul Rizal, menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah.

Ia menilai tema tahun ini sangat krusial karena kemampuan mengelola modal dan biaya menjadi kunci keberlanjutan usaha di era persaingan ketat.

Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan IWAPI sebagai mitra strategis dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, inovatif, dan berdaya saing tinggi demi kesejahteraan masyarakat.

Melalui Rakerchap ini, diharapkan lahir rekomendasi konkret yang tidak hanya menguntungkan anggota, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang religius dan sejahtera. (MDR)

PLN Monitor Kematian 5.000 Ayam di HST, Kompensasi Masih Dalam Kajian