Uncategorized

Pemadaman Listrik Akibat Gangguan Sistem Interkoneksi, Sejumlah Wilayah di HST Terdampak

Hulu Sungai Tengah – Gangguan pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan menyebabkan pemadaman listrik di puluhan desa dan permukiman di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Selasa (23/6) malam.

Informasi tersebut disampaikan PLN ULP Barabai Kota pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Gangguan operasional sistem interkoneksi Kalimantan mengakibatkan penurunan pasokan daya sehingga petugas melakukan pengaturan beban demi menjaga kestabilan jaringan listrik secara menyeluruh.

Wilayah yang terdampak meliputi Matang Ginalon, Rasau, Matang Birik, Palas, Pelajau, Pandawan, Buluan, Hadikat, Kambat Selatan, Walatung, Kalaka Raya, Kembang Bewarna, Pinangin, Jatuh, Pematang, Batakan, Kambat Utara, Setiap, Kayu Rabah, Babai, Mawar Sari, Pinang Kara, Banua Batung, Banua Hanyar, Banua Budi, Banua Sepanggal, Ayuang, Bakapas, sebagian Banua Jingah, Danggung, Awang Baru, Mandintang, Sumanggi, Sumanggi Seberang, dan Awang.

PLN memperkirakan pemadaman berlangsung mulai pukul 18.19 hingga 21.19 WITA. Meski demikian, proses normalisasi akan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi sistem kelistrikan yang terus dipantau petugas.

Manager PLN ULP Barabai Kota, Syarwani, mengatakan pengaturan beban merupakan langkah teknis yang harus dilakukan agar sistem interkoneksi tetap stabil dan gangguan tidak meluas ke wilayah lain.

Musibah Kebakaran HST: Satu KK Kehilangan Tempat Tinggal, Penyebab Masih Diselidiki

“Petugas terus melakukan upaya percepatan pemulihan secara terkoordinasi agar pasokan listrik dapat kembali normal secepat mungkin. Kami juga akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada masyarakat,” ujar Syarwani.

Ia menambahkan, estimasi pemadaman rata-rata maksimal tiga jam. Namun, apabila kondisi sistem memungkinkan, aliran listrik dapat kembali normal lebih cepat dari jadwal yang telah diperkirakan.

Gangguan tersebut sempat membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama menjelang malam ketika kebutuhan listrik untuk penerangan rumah, usaha kecil, hingga fasilitas umum mulai meningkat.

Sejumlah warga mengaku sempat terkejut karena listrik padam secara tiba-tiba tanpa adanya hujan maupun angin kencang yang biasanya menjadi penyebab gangguan jaringan.

Salah seorang warga HST, Siti, mengaku awalnya bingung ketika listrik mendadak padam. “Awalnya saya kira hanya di rumah, ternyata setelah melihat ke luar, hampir seluruh lingkungan juga gelap. Mudah-mudahan listrik segera menyala kembali karena malam hari aktivitas keluarga sangat bergantung pada listrik,” katanya.

Warga Perbaiki Jalan Akses Kecamatan Insana Barat TTU

PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan bersabar selama proses pemulihan berlangsung. Petugas terus bersiaga untuk memastikan kondisi jaringan tetap aman sebelum aliran listrik dinormalkan.

Masyarakat juga diminta menggunakan listrik secara bijak setelah pasokan kembali menyala, guna membantu menjaga kestabilan sistem selama proses pemulihan berlangsung di wilayah terdampak.

PLN ULP Barabai Kota memastikan seluruh upaya teknis dilakukan secara maksimal agar pasokan listrik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat pulih secepatnya dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (MDR)