HULU SUNGAI TENGAH – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), melakukan inspeksi harga bahan pokok di Pasar Karamat Barabai, guna memastikan kestabilan menjelang Idul Adha 1446 Hijriah.
Kegiatan pemantauan dan verifikasi tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/5/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang biasanya diikuti peningkatan permintaan pasar.
Tujuan utama dari pengecekan ini adalah menjaga ketersediaan barang serta memastikan harga tidak mengalami gejolak yang merugikan masyarakat maupun pedagang.
Dengan adanya kontrol ini, diharapkan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan lancar.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, mayoritas komoditas kebutuhan pokok masih tercatat stabil.
Beberapa bahan yang harganya terkendali antara lain beras, gula pasir, tepung terigu, ayam ras, dan telur ayam ras.
Selain itu, berbagai jenis ikan konsumsi seperti patin, nila, dan papuyu juga tersedia dengan harga yang tidak berubah signifikan.
Kondisi ini memberikan angin segar bagi masyarakat yang mulai berbelanja kebutuhan harian maupun persiapan hari raya.
Namun, terdapat pengecualian pada beberapa jenis komoditas yang mengalami kenaikan harga.
Salah satunya adalah minyak goreng di luar merek tertentu yang mencatatkan peningkatan harga dibanding periode sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada daging ayam kampung yang bertambah Rp10.000 per kilogramnya.
Sementara itu, harga unggas lain seperti bebek melonjak dari Rp75.000 menjadi Rp85.000 per ekor.
Lonjakan harga turut terjadi pada ikan gabus yang sebelumnya Rp70.000, kini mencapai Rp85.000 per kilogram.
Berbeda dengan komoditas tersebut, harga bawang merah saat ini masih bertahan stabil di kisaran Rp50.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang beras, Jastan, membenarkan bahwa stok dan harga beras di lokasi masih dalam kondisi aman hingga saat ini.
“Stok beras di sini masih aman, harganya pun belum ada perubahan. Mudah-mudahan sampai Idul Adha tetap stabil,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi perhatian pemerintah yang turun langsung melakukan pemantauan.
“Kami senang ada perhatian dari pemerintah, supaya harga tidak dimainkan sembarangan,” tambahnya.
Kegiatan verifikasi ini berjalan sinergis dengan melibatkan berbagai instansi terkait seperti Bulog Cabang Barabai, Kejaksaan Negeri HST, Polres HST, Kodim 1002/HST, dan unsur lainnya.
Melalui langkah ini, TPID HST berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan suasana menyambut Idul Adha berjalan nyaman. (mdr)





