HULU SUNGAI SELATAN – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Mustaidah, membuka kegiatan lomba fashion show kebaya, Kamis (23/4/2026) di Gedung Guru Kabupaten HSS.
Hj Tata menjadi dewan juri, bersama Ketua GOW Kabupaten HSS sekaligus Ibu Pembina PGRI Misnawati Suriani, dan Ketua Perempuan PGRI Kabupaten HSS Erliani Herati.
Lomba diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten HSS, sebagai peringatan hari Kartini 2026.
Peserta berasal dari 13 cabang Perempuan PGRI se-Kabupaten HSS, dengan masing-masing cabang menampilkan 2 (dua) orang perwakilan.
Ketua TP PKK Kabupaten HSS Mustaidah, selaku Bunda Guru mengaku bangga dan bahagia, dapat hadir pada kegiatan yang sarat makna tersebut.
Hj Tata -sapaan akrabnya- menegaskan, lomba fashion show kebaya tidak hanya menjadi ajang penampilan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya bangsa, khususnya kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya lokal di kalangan peserta, yang didominasi oleh para guru di Kabupaten HSS.
“Hal ini menunjukkan bahwa para pendidik tidak hanya berperan dalam mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam melestarikan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa,” ujar Hj Tata.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan dapat terus dikenang dan diimplementasikan, khususnya dalam dunia pendidikan.
Isteri dari Bupati HSS Syafrudin Noor itu mengucapkan apresiasi, kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, terutama kepada Perempuan PGRI yang telah melaksanakan lomba fashion show berkebaya.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan dampak positif bagi kita semua,” harapnya. (sdp)




