HULU SUNGAI TENGAH – Sepasang suami-isteri menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam, Selasa (3/3/2026) di Kampung Sarintan, Desa Mangunang Seberang, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Insiden terjadi di kebun tomat milik korban, sekitar pukul 10.30 Wita.
Lokasi di RT 2 RW 1 desa, kawasan yang dikenal sebagai sentra penghasil sayuran di wilayah bagian tengah kabupaten.
Korban berinisial AR (40) dan istrinya NA (36) mengalami luka robek berat di bagian tangan kanan masing-masing.
Kedua korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD H Damanhuri Barabai, untuk mendapatkan penanganan medis intensif oleh tim dokter dan perawat.
Kapolsek Haruyan IPDA Lilik Hadriyanto, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, kami masih di TKP kebun,” ungkapnya.
Setelah melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menjelaskan bahwa kebun tomat merupakan milik korban AR dan NA.
Tim penyidik telah melakukan pengambilan bukti fisik, dan pemetaan lokasi, untuk mendukung proses penyelidikan selanjutnya.
Pelaku yang berinisial A (52), warga desa yang sama, telah diidentifikasi dengan jelas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sementara, insiden bermula ketika NA sedang memetik hasil panen tomat.
Tanpa diduga, A tiba-tiba datang dan menyerangnya menggunakan parang.
Korban NA lalu berteriak meminta bantuan, yang terdengar oleh suaminya AR yang berada di pondok kebun, berjarak beberapa meter dari lokasi serangan awal.
AR segera bergerak untuk menolong istrinya, dan melakukan upaya perlawanan.
Namun dalam bentrokan tersebut, keduanya terkena sabetan senjata tajam.
Seorang saksi bernama M yang memiliki kebun berdekatan segera datang, dan berhasil mengamankan pelaku sebelum situasi menjadi lebih tidak terkendali.
Pelaku kini telah ditempatkan di Mapolsek Haruyan, bersama dengan barang bukti berupa satu bilah parang.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menambahkan, pihaknya akan mendalami motif peristiwa dan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan.
“Kami akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku dan saksi, untuk mengungkap latar belakang peristiwa ini secara menyeluruh,” tambahnya.
Polisi terus melakukan tahapan penyelidikan untuk mendapatkan gambaran jelas terkait insiden berdarah tersebut. (mdr)





