HULU SUNGAI TENGAH – Grand opening Seena Coffee berlangsung meriah, sebagai langkah strategis memperkenalkan konsep kuliner lokal yang mudah dijangkau seluruh kalangan masyarakat Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (6/2/2026).
Peresmian digelar di lokasi usaha yang berlokasi di Jalan Kartini Kelurahan Barabai Timur.
Acara dihadiri oleh berbagai undangan, serta warga sekitar yang antusias menyambut kedatangan tempat baru untuk bersantai dan menikmati hidangan nusantara.
Owner Seena Coffee, Muhammad Reza Fauzani atau akrab disapa Eza mengungkapkan, filosofi di balik nama usaha yang didirikannya.
“Nama ‘Seena’ terinspirasi dari nama anak perempuan klasik yang mudah diingat oleh siapa saja,” ucapnya saat memberikan penjelasan pada acara tersebut.
Pemilihan nama juga dipertimbangkan dari sisi efektivitas dalam kampanye pemasaran.
“Kalau enggak ke sini, ya ke Seena,” tambah Eza menyampaikan tagline tidak resmi yang dibuat untuk semakin mempererat hubungan dengan pelanggan potensial.
Nama yang ringkas dan mudah diucapkan, diharapkan menjadi daya tarik tersendiri serta cepat dikenal luas di tengah komunitas lokal.
Konsep kuliner yang diusung berfokus pada kekayaan hidangan Nusantara.
Dasar pemilihan tema ini adalah pemahaman bahwa Indonesia memiliki kekayaan rempah-rempah melimpah serta beragam ragam masakan dari seluruh pelosok tanah air.
Usaha ini bertujuan memperkenalkan kembali kelezatan makanan daerah, dengan penyajian yang lebih menarik dan sesuai zaman.
Menu yang ditawarkan sangat beragam, mencakup hidangan populer seperti nasi goreng, aneka sambal khas daerah, ayam taliwang dari Nusa Tenggara Barat, hingga ayam betutu khas Bali.
Setiap hidangan disiapkan dengan bahan baku berkualitas tinggi untuk menjamin kesegaran dan cita rasa otentik.
Tim koki berpengalaman turut berperan krusial, dalam menghasilkan sajian yang memuaskan setiap pelanggan.
Keunggulan utama terletak pada fokus terhadap cita rasa, khususnya pada kategori menu soto dan berbagai variasi olahan ayam.
Setiap jenis soto disiapkan dengan bumbu yang diracik secara khusus untuk memberikan kesan mendalam pada lidah.
Olahan ayam juga dibuat dengan berbagai teknik memasak untuk memenuhi selera yang berbeda-beda.
Jam operasional disesuaikan dengan tahapan pembukaan.
Pada masa soft opening sebelumnya, kafe buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.
Dengan resmi memasuki masa grand opening, waktu pelayanan diperpanjang menjadi mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang ingin mengunjungi.
Target pasar yang dituju meliputi semua lapisan masyarakat, baik dari segmen menengah ke bawah maupun menengah ke atas.
Harga yang terjangkau dan kualitas yang diutamakan menjadi dasar menjadikan tempat ini sebagai pilihan utama bagi keluarga, teman sebaya, maupun profesional yang ingin bersantai atau melakukan pertemuan ringan.
Menjelang bulan suci Ramadan yang akan segera tiba, pihak manajemen telah merencanakan berbagai program menarik.
Kafe akan menyediakan area khusus serta paket buka puasa bersama dengan variasi menu yang lebih beragam dan disesuaikan dengan tradisi masyarakat setempat.
Program ini diharapkan menjadi wadah berkumpulnya keluarga maupun komunitas di tengah kesibukan aktivitas harian.
Tanda dukungan terhadap pembukaan terlihat dari karangan bunga yang diberikan oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon yang terpampang jelas di area kafe.
Dukungan tersebut menjadi bukti usaha baru ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak serta diharapkan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi lokal.
Selain itu, Seena Coffee juga berkomitmen untuk mengangkat potensi produk lokal dengan bekerja sama dengan petani dan pedagang sekitar sebagai pemasok bahan baku.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar sekaligus menjaga keaslian rasa dari setiap hidangan yang disajikan.
Pihak manajemen menyampaikan optimisme bahwa usaha ini akan dapat bertahan dan berkembang pesat. Dengan kombinasi konsep menarik, kualitas yang terjaga, serta pelayanan yang ramah, Seena Coffee berharap dapat menjadi ikon kuliner baru yang mampu memperkenalkan kelezatan masakan nusantara kepada lebih banyak orang. (mdr)

