Hulu Sungai Tengah

Pemkab HST Gelar Pasar Murah di Taras Padang: Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

HULU SUNGAI TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Pasar Murah, sebagai langkah konkret menekan laju inflasi daerah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan digelar di Desa Taras Padang, Kecamatan Labuan Amas Selatan, pada Rabu (21/1/2026) dengan menyasar masyarakat umum.

Berbagai komoditas esensial dijual dengan harga subsidi, seperti Minyak Kita Rp16.000 per liter dan gula pasir kristal Rp17.000 per kilogram.

Warga juga bisa memperoleh tepung terigu seharga Rp9.000, susu kental manis Rp7.000, hingga paket penyedap rasa dengan harga yang jauh lebih hemat.

Tersedia pula aneka sirup mulai dari Rp11.500 hingga Rp22.500 per botol, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga saat berbuka puasa nanti.

Kebutuhan energi turut menjadi perhatian, dengan penyediaan gas LPG 3 kilogram yang dibanderol sesuai harga eceran tertinggi sebesar Rp18.500 per tabung.

Beras SPHP kemasan lima kilogram ditawarkan seharga Rp60.000 per sak, bersaing dengan telur ayam ras yang dijual Rp25.000 per kilogram.

Dinas Perdagangan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), menginisiasi agenda ini untuk menjamin keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

Langkah tersebut diambil untuk menjaga daya beli warga, sekaligus memastikan stok pangan tetap tersedia dengan aman di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan HST Irfan Sunarko menjelaskan, program ini merupakan respon cepat pemerintah terhadap potensi kenaikan harga musiman.

“Upaya ini diharapkan dapat membantu menekan tingkat inflasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah secara efektif,” ujar Irfan, saat meninjau pelaksanaan kegiatan.

Pelaksanaannya melibatkan sinergi lintas sektor antara Pertamina, Perum Bulog, dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten setempat.

Pertamina memasok 100 tabung gas, sementara Bulog mendistribusikan 500 kilogram beras premium, 150 kilogram gula pasir, serta 150 liter minyak goreng.

Dinas Pertanian juga berkontribusi menyediakan puluhan kilogram telur ayam segar langsung dari peternak lokal untuk menjamin kualitas barang.

“Pasar murah akan berlanjut ke 11 kecamatan mulai hari ini demi menjaga stabilitas harga pangan di seluruh pelosok HST,” tutup Irfan. (mdr)